Diposting oleh: Dzulmar Ismail Hijra Jumat, 28 Desember 2012

makhluk, makhluk lain, alien, alam semesta, jagat raya, tata surya, universe, misteri, planet, jalan, photoshop, angkasa, nazca line, garis nazka


    Hanya planet bumilah satu-satunya di tata surya kita yang memiliki air dan oksigen yang diperlukan untuk menunjang kehidupan. Berapa triliyun kah benda yang ada di di jagat raya ini yang mirip atau lebih dekat sama persis dengan bumi kita, apakah Tuhan hanya menciptakan benda langit yang dapat dihuni oleh makhluk seperti kita ini hanya terdapat di bumi? Ataukah masih ada di belahan jagat raya ini juga terdapat suatu kehidupan yang sama persis dengan bumi kita atau mungkin peradaban nya lebih maju dari kita? Makhluk cerdas dari luar bumi yang sampai saat ini tidak pernah surut diperbincangkan oleh banyak ilmuwan…
    Akan sangat aneh bila memang hanya bumilah, satu-satunya planet di jagat raya yang memiliki penghuni di dalamnya. Mungkin saja ada sebuah kehidupan di planet lain di jagat raya ini. Tidak usah jauh-jauh, planet tetangga kita Mars juga sering sekali diisukan memiliki kehidupan di dalamnya. Selain Mars, cobalah anda tengok apa yang anda lihat pada saat malam hari cukup terang, ya, bulan. Bulan adalah satelit planet kita yang sering kita lihat keindahannya. Tapi apakah anda pernah berpikir ada kehidupan di sana?

    Dalam pencarian jejak kehidupan cerdas di luar Bumi Bulan memang masih penuh dengan misteri. kita belum memahami sisi gelapnya bulan yang tak terlihat itu. Dikatakan, pada sisi gelap bulan itulah berkembang suatu kehidupan cerdas. Nampaknya, para makhluk-makhluk tersebut sangat strategis dalam memilih tempat untuk membangun pusat peradaban mereka disana, karena tidak mudah terpantau dari bumi. Ufology menyebut pangkalan makhluk-makhluk itu sebagai “Luna”. Sejak misi Apollo pertama yang mendarat di bulan (Apollo 11), makhluk-makhluk itu seakan-akan tidak menyukai kedatangan manusia kesana. Itu ditandai dengan selalu munculnya benda-benda terbang misterius yang selalu mengikuti dan seperti menghalangi jalannya pesawat-pesawat ruang angkasa seperti 7 misi Apollo dan beberapa misi Gemini ke Bulan.

ufo, piring terbang, alien, makhluk lain, makhluk halus, dimensi lain, alam semesta, universe, jagat raya
Ufo

    Dunia Ufology, mengatakan ada sebuah pangkalan makhluk asing di Bulan yang sangat rahasia. Walaupun masih sebatas spekulasi, tanda-tanda akan hal ini pernah dialami oleh sebagian daripada kita yaitu para Awak Apollo yang mengunjungi bulan. Dari 7 misi Apollo ke Bulan ( Apollo 11 – 17 ), hanya Apollo 13 lah yang mengalami kegagalan akibat terjadinya kebocoran modul servis yang menyebabkan hilangnya persediaan oksigen, air, listrik, dan fungsi mesin. Beruntung para Astronot Apollo 13 semua dapat terselamatkan. Saat mengunjungi bulan, terdapat beberapa kejadian aneh yang dialami oleh para astronot Apollo. Nampaknya ada yang merasa terusik oleh kedatangan mereka kesana, dan itu ditandai dengan munculnya serangkaian kejadian-kejadian aneh dan ganjil pada saat para Astronot mendekati satelit alami bumi itu.

    Benarkah ada suatu pangkalan kehidupan cerdas di bulan yang sangat misterius?

    Sebenarnya, kecurigaan-kecurigaan mengenai adanya kehidupan makhluk cerdas di bulan ini sudah dapat teramati fenomenanya oleh manusia di bumi. Laporan banyak berdatangan dari para ahli perbintangan maupun para peminat astronomi dari beberapa negara di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia. Dedi Suardi contohnya, tatkala mengamati bulan dengan teleskopnya, pria yang dikenal sebagai seniman, penulis dan peminat serius astonomi ini menyaksikan kejadian aneh di permukaan bulan. Pada saat ia mengamati bulan dengan teropong bintang Calestron Catadiotric yang berdiameter 8 ichi, ia tiba-tiba melihat benda hitam mirip anak panah yang dengan gesitnya hilir mudik dari ujung tanduk bulan ke ujung tanduk yang lain.
    Lebih fantastis lagi, guna mencapai sisi bulan yang lain, benda aneh itu hanya memerlukan waktu 1/2 detik!!kejadian ini berlangsung satu jam sebelum lenyap dari pandangan teleskop. Munculnya beberapa obyek-obyek misterius di sekitar bulan juga sempat dilaporkan oleh para pakar perbintangan Amerika dan Perancis jauh sebelum misi Apollo dilaksanakan yaitu ditahun-tahun disepanjang 1920 – 1930 an. Disepanjang era itu, memang kerap muncul laporan dari para ahli perbintangan mengenai munculnya segerombolan benda-benda terbang yang bersinar dan bergerak hilir mudik di sekitar bulan. Bahkan laporan-laporan tersebut sempat menghiasi surat kabar dan jurnal-jurnal disepanjang tahun tersebut.

ufo, piring terbang, alien, makhluk lain, makhluk halus, dimensi lain, alam semesta, universe, jagat raya
Piring terbang



    Obyek Terbang bercahaya yang Berhasil Diabadikan oleh Astronot Apollo 14
Hal yang semakin menggairahkan para peminat astronomi termasuk ufology adalah ketika munculnya laporan mengenai adanya sebuah “jembatan” misterius dipermukaan bulan sepenjang beberapa mil yang disaksikan oleh seorang ahli perbintangan terkenal John O’Neill. Pada tanggal 29 Juli 53, ia memang menyaksikan obyek “jembatan” aneh yang memanjang 12 mil di daerah Mare Crisium Bulan. Namun entah mengapa, beberapa hari kemudian jembatan aneh tersebut menghilang. Apakah benar makhluk-makhluk cerdas itu membongkarnya dengan sebab jembatan itu terlalu mencolok sehingga dapat dengan mudah diamati oleh manusia di Bumi?
(mengingat letaknya juga tidak pada “dark side” dari bulan itu sendiri)
    Sementara kesaksian O’Neil tersebut banyak dicemooh oleh para astronom lain, muncullah kesaksian pakar bulan nomor wahid dari Inggris H.P.Walkins, yang menandaskan bahwa ia pun menyaksikan jembatan aneh yang tiba-tiba muncul itu!! Setelah itu, Patrick Moore, anggota British Astronomical Association, juga melihat jembatan di Bulan yang menghubungkan satu gunung dengan gunung lainnya di dataran Mare Crisium/ Sea of Crysis. Yang lebih aneh lagi, 84 tahun sebelum kesaksian O’Neill, Swift dari Matton II, menyaksikan obyek-obyek yang bergerak melintasi bulan pada tanggal 7 Agustus 1869, dua puluh menit sebelum terjadi gerhana matahari total. Bahkan lima tahun sesudahnya, tepatnya pada tahun 1874, Monsieur Lemey, pakar langit dari Perancis, melaporkan bahwa dirinya melihat objek-objek yang jumlahnya sangat banyak, berwarna hitam, berbondong-bondong melintasi permukaan bulan.
    Seorang astronomer Jerman bernama J.H. Schroeter, yang hampir sepanjang hidupnya mengabdikan diri pada pembuatan peta Bulan, pada tanggal 26 September, 1788, melihat sebuah sinar cerah keputihan, persis seperti bintang, tiba-tiba berkilauan disekitar puncak-puncak dipermukaan bulan Alps dekat kawah atau kepundan Plato. Sinar itu terus menerus memancar kira-kira lima belas menit untuk kemudian hilang. Terang sinar ini tidak mungkin berasal dari sebuah meteor.
    Di Lowell Observatory di Arizona, pada tanggal 30 Oktober, 1963, seorang astronomer lain, John Greenacre menyaksikan sinar merah dipermukaan Bulan. Sinar itu menurut Greenacre amat kuat hingga “mirip dengan batu permata ruby yang besar.”
Baru-baru ini sebuah survey mengenai buku buku dan laporan astronomer membuktikan bahwa telah dibuat 400 laporan mengenai kejadian bulan yang aneh seperti itu dalam suatu periode yang lebih panjang dari 400 tahun. Study cermat ini dilakukan oleh dua orang astronomer terkemuka, Patrick A. Moore dari Armagh Planetarium di Irlandia Utara, dan Barbara M. Middlehurst, dari Lunar Anda Planetary Laboratory, University of Arizona.
    Faktanya, dari seluruh kejadian misterius di bulan yang berhasil diamati dari bumi ialah cahaya-cahaya aneh dan misterius tersebut berasal dari daerah Mare Crisium, daerah yang tepat sama dengan munculnya jembatan besar yang dilihat oleh O’Neill dan H.P. Wilkins pada tahun 1950-an. Berlusin-lusin astronomer melihat cahaya-cahaya yang kerap membentuk formasi-formasi geometri ini, seakan-akan ada suatu kecerdasan yang mengendalikannya.

 ufo, piring terbang, alien, makhluk lain, makhluk halus, dimensi lain, alam semesta, universe, jagat raya, cahaya
Penampakan UFO

    Suatu hal yang menarik dari pertanyaan diatas ialah bahwa pada periode tahun 1927 – 1934 , dimana pada saat itu merupakan masa permulaan dari teknologi radio kita. Ada beberapa sinyal-sinyal misterius yang berhasil ditangkap di sekitar bulan. tanda-tanda radio ini berhasil ditangkap oleh beberapa penyelidik radio. Salah satu tanda ini berhasil diterima oleh Marconi Tesla.
    Di tahun 1956, kembali diterima sinyal-sinyal misterius yang diterima oleh para astronom di Ohio University. Sinyal-sinyal membingungkan ini dikatakan dikirimkan oleh suatu obyek yang bergerak sangat cepat menuju ke Bulan, dan obyek ini berhasil diamati oleh para astronom, baik di Ohio University maupun beberapa astronom Inggris. Tak bisa dimengerti, apa arti dari sinyal-sinyal yang mereka kirimkan kepada kita ini?
    Astronot pertama yang melihat UFO ketika sedang mengorbit adalah Mayor Gordon Cooper, selama misi penerbangan mercury 21 orbit dengan Faith 7 (15 Mei, 1963). Ketika sedang melakukan orbit yang keempat dan persis berada diatas Hawaii, ia melaporkan mendengar transmisi suara yang aneh yang dinamakannya “bahasa asing yang tidak dipahami”. Ternyata ,suara itu memotong channel VHF yang khusus ditujukan untuk penerbangan angkasa luar. ‘Suara yang direkam itu ternyata tidak cocok dengan bahasa apapun yang terdapat didunia ini. Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun didunia ini,     Akhirnya terbukti bahwa suara itu tidak diucapkan oleh lidah bangsa apapun di dunia ini, tapi di katakan berasal dari lidah yang sama sekali asing bagi dunia kita ini. Walaupun para ahli NASA telah memutar kembali rekaman itu berkali-kali mereka tetap tidak bisa menganalisa-nya, demikian menurut salah satu sumber yang bisa dipercaya.
Kemudian, hampir sebagian besar Astronot Apollo maupun Gemini melihat UFO pada saat memasuki orbit Bulan. Para Astronot Apollo selalu diikuti UFO pada saat perjalanan menuju bulan. Bahkan, ada foto-foto yang membuktikan hal ini semua, terutama foto sebuah UFO yang berhasil diabadikan oleh para astronot Apollo 14 dan 16. Beberapa foto juga memperlihatkan adanya benda-benda terbang misterius yang melayang-layang diatas para astronot di permukaan bulan.
    Pada penerbangan Gemini 9 lebih mencenangkan lagi. Pernyataan yang dikeluarkan oleh NASA menyebutkan terjadi guncangan pada tubuh pesawat yang disebabkan oleh benturan obyek terbang berbentuk cakram. Tak hanya itu, bahkan pada misi sebelumnya Juni 1965, Mayor James McDivitt, dan pejalan diangkasa luar pertama, Mayor Edward White melihat dan memotret sebuah benda bercahaya berbentuk seperti telur yang mendekati kapsul Gemini 4 yang sedang diorbitkan. Para astronot menyaksikannya, namun tak mengerti sebenarnya benda apakah itu?
    Misi Apollo 11 ke bulan juga ditandai dengan sambutan yang kurang bersahabat. Pada saat pesawat mendekati bulan, para astronot mendengar suara-suara radio aneh yang berbaur dengan siaran radio luar angkasa. Bahkan Mission Control dibuat bingung oleh hal ini.
    Suatu laporan yang tidak terkonfirmasi menyebutkan bahwa pada waktu Buzz Aldrin membuka pintu setelah Apollo 11 mendarat di bulan, ia melihat makhluk transparan yang sedang memandangnya dari luar pesawat. Bahkan, ada suatu laporan dari anggota angakasa luar NASA, Otto Binder yang mengisahkan mengenai munculnya sebuah UFO di atas permukaan bulan. Aldrin dan Amstrong menyaksikannya. Binder melanjutkan kisahnya dengan laporan yang mengejutkan dan hampir tidak bisa dipercaya ini : “Agaknya ketika kedua astronaut Aldrin dan Armstrong sedang berputar beberapa jauh dari LEM, Armstrong mencengkam lengan Aldrin dengan bersemangat dan berseru : “Apa ini? Ya ampun, apa ini? Itulah yang ingin kuketahui.”
    Pada misi Apollo 11, umat manusia di bumi yang diwakilkan oleh beberapa Astronot Apollo 11 dan Presiden Amerika Serikat saat itu Richard Nixon, telah menyapa para penghuni bulan (apabila memang benar ada) dengan salam hangat dan penuh kedamaian. Hal itu dilakukan oleh Niel Amstrong dan Buzz Aldrin yang menancapkan plakat yang telah ditanda tangani oleh mereka bertiga, bertuliskan demikian : ” Here man from Planet Earth First Set Foot Upon the Moon. July 1969 A.D. We Came in Peace for All Mankind “
    Itulah pesan dan salam yang kita tinggalkan kepada para penghuni bulan dan para penjelajah luar angkasa lainnya, agar kita dapat menandakan bahwa manusia bumi pernah mengunjungi bulan, kita datang dengan damai bagi mereka. Namun sepertinya para penghuni bulan belum sepenuhnya yakin akan pesan ini mengingat misi Apollo selanjutnya, mereka selalu mencurigai kedatangan kita kesana. Apakah mereka merasa terancam dan takut apabila manusia bumi membangun pusat penelitian dan menguasai tempat mereka tinggal?
    Memandang bahwa di bulan terdapat suatu basis makhluk cerdas memang bukan tanpa dasar, sebab para astronaut menyaksikan benda-benda aneh itu. Bahkan sebagian besar ilmuwan yang obyektif harus mengakui bahwa terdapat kejadian yang tidak bisa diterangkan berlangsung di atas permukaan Bulan dan sekitarnya.
    Bukti-bukti lain mengenai adanya sesuatu yang tak biasa di permukaan bulan adalah mengenai beberapa foto satelit yang berhasil diambil oleh pesawat ruang angkasa milik Amerika (NASA) dan Rusia. Dari beberapa striktur-struktur permukaan bulan yang berhasil diambil, terdapat obyek-obyek/struktur-struktur misterius yang hanya bisa dilihat apabila dilakukan perbesaran beberapa kali. Pesawat Ruang Angkasa Amerika Serikat, RANGER II yang mengabadikan lebih dari 200 lembar foto di permukaan bulan juga sempat menagkap gambar beberapa obyek terbang misterius yang melayang di sekitar kawah bulan.
    Pada Misi Apollo 12 ternyata tidak lebih baik. Roket Saturnus yang besar mengangkut tiga astronaut Charles “Pete” Conrad, Dick Gordon dan Allan Bean, ke Bulan pada hari Jumat 14 Nopember, 1969, ternyata juga mengalami kejadian yang aneh. Waktu Apollo 12 baru saja berada pada ketinggian satu mil setengah di atas Bumi, ada suatu cahaya kilat yang menyerang secara tiba-tiba. Kejadian itu mengakibatkan semua peralatan listrik pesawat angkasa luar itu terhenti, meninggalkan baris demi baris ombak sirkuit besar yang tiba-tiba terbuka yang memancarkan nyala hijau terang.
    Overloading menyebabkan peralatan fungsional lainnya tidak bekerja, semua sistim macet. Secara otomatis, sistim sel bahan bakar pesawat itu tiba-tiba terputus.
Untuk sejenak, seakan-akan semuanya akan musnah, tapi para astronaut tetap tenang dan kira-kira tiga menit kemudian semua kekuatan dan sistim pesawat pulih kembali. Dari mana asal datangnya kilat yang menyerang itu tetap menjadi misteri bagi para ahli angkasa luar kita.
    Dalam buku Supernature karya Lyall Watson menjelaskan mengapa pendirian mereka bertentangan dengan ide-ide baru yang datang dari luar dan yang bertentangan dengan pandangan sendiri. Seseorang yang mencari sesuatu mulai menerapkan pengetahuan yang lebih besar, lebih luas, dan dia diakui sebagai penemu analisis tersebut. Kemudian orang kedua mengikuti pencarian selanjutnya dan mulai mencari titik terang lain. Meskipun pendatang baru mencapai beberapa hasil positif, tapi orang pertama tidak bisa dilupakan karena dia lebih dulu menemukan analisis awal.
    Salah satu film dokumenter TV yang menceritakan tentang teori Astronot Kuno, seorang astronom menyatakan bahwa tidak ada bukti kuat tentang keberadaan makhluk luar angkasa pernah mengunjungi planet bumi. Sebagai masyarakat umum, kita meyakini bahwa astronom mempunyai dalil kuat dan berhak menolak pendapat itu, kebanyakan astronom menganggap hal itu benar.
    Para astronom telah memberikan wawasan yang luar biasa dalam pengetahuan alam semesta, seperti penjelajahan canggih NASA dengan mendaratkan perangkat di planet Mars untuk melakukan serangkaian percobaan. Tapi sejak 6 Agustus 2012 para astronom sejauh ini menggunakan Drake Equation, sebuah rumus matematika yang digunakan untuk memperkirakan peradaban luar bumi yang terdeteksi di galaksi Bima Sakti.

Bukti Keberadaan Makhluk Luar Angkasa


    Kurangnya bukti yang mendukung teori Astronot Kuno, arkeolog menganalisa sejarah yang telah menjadi situs agama prasejarah. Mereka mungkin menemukan tulang manusia atau hewan, tetapi hanya dapat menduga dan terinspirasi pada sifat upacara yang berlaku pada zaman itu. Kebanyakan orang-rang belahan Barat sedikit mengetahui tentang apa yang terjadi dalam upacara agama Hindu. Bagaimana bisa arkeolog memahami makna ritual yang berlaku pada sebuah situs beberapa ribu tahun yang lalu?
    Para arkeolog mungkin tidak menyadari bahwa di seluruh peradaban kuno terdapat versi cerita agama yang berbeda tentang Dewa Langit dan banyak budaya Asia mengadakan festival yang dirayakan tahunan. Beberapa arkeolog menunjukkan bahwa bukti adanya pesta di sebuah situs menunjukkan bahwa penduduk di sana menghormati nenek moyang mereka, atau semua itu terhubung dengan musim panen, tapi mengapa tidak menyembah dewa? Beberapa agama yang ada saat ini, kuil dianggap sebagai rumah Dewa dan hal ini terjadi pada nenek moyang kita terdahulu.
    Dan semua ini cukup menjelaskan bahwa situs yang sedang digali sangat sakral dan bukan sebagai rumah, tapi mengapa tidak terfikir bahwa semua itu mungkin rumah seorang Dewa, atau rumah Dewa ketika berada di Bumi?
    Seperti situs yang ada di Asia Tenggara, arkeolog Barat masih sedikit meyakini peradaban yang pernah terbentuk disepanjang India hingga Selat Sunda. Mereka masih meyakini suku Maya, Yunani kuno dan Mesir kuno karena budaya dan tradisi sudah melekat didirinya.
    Arkeolog barat mungkin melupakan tradisi dan budaya di Asia, seperti tarian Bali dan upacara ataupun festival yang diadakan masyarakat di pulau Jawa. Sama halnya dengan tarian ular dan legenda-legenda cerita Naga yang berbeda disetiap budaya. Farra menyatakan bahwa semua ini terkait dengan pemujaan makhluk luar angkasa hingga manusia membangun kuil diantara peradaban mereka, tak hanya sebagai tempat memuja, melainkan rumah para Dewa.

Pleiades, Tradisi Yang Ditinggalkan Dewa Langit


    Selama 30 tahun terakhir, Leonard Farra dalam bukunya The Pleiades Legacy memburu bukti adanya kunjungan makhluk luar angkasa ke Bumi dan dengan menemukan pengaruh budaya dan tradisi yang masih melekat selama bertahun-tahun. Beberapa agama terdahulu menceritakan tentang Dewa dan lebih banyak diadopsi untuk menutupi aspek-aspek lain dari kehidupan seperti cinta, perang, dan laut. Di Mesir Kuno, meskipun ada ratusan Dewa lokal, Dewa Osiris paling dihormati sepanjang sejarah. Orang Yunani juga memiliki legenda tentang Pleiades yang dipersonifikasikan dalam bentuk Seven Sisters dan diwakili Dewi Maia, mereka juga mengadopsi beberapa tradisi Dewa Langit sebelumnya di Timur Tengah.
    Ketika Pleiades muncul pada tanggal 1 Mei, Celtic dan budaya lainnya di Eropa Utara merayakan festival Bel’taine. Hari tersebut menjadi hari libur dibulan Mei dan kemudian diadopsi sebagai Hari Buruh. Sebelumnya May Day tidak diketahui tetapi tampaknya lebih dekat menceritakan tentang sejarah agama Dewa langit.
    Ketika Pleiades muncul pada tanggal 1 November, Celtic dan masyarakat Eropa Utara merayakan Festival Of The Dead yang didasarkan pada kisah Banjir Besar. Bencana dan badai sering dikaitkan dengan Pleiades, festival ini kemudian diadopsi oleh Gereja dengan sebutan All Hallows dan sekarang lebih dikenal dengan sebutan Halloween.
    Pada Abad Pertengahan, legenda aneh mulai menyebar ke seluruh Eropa dan ilmuwan waktu itu tidak bisa menjelaskan asal-usul mereka. Ketika orang Eropa mulai menjelajahi Dunia Baru, mereka tiba di benua Amerika dan berhadapan dengan orang-orang yang mengikuti ajaran agama Dewa langit, mereka merayakan festival yang sama seperti Pleiades. Columbus tiba di Dunia Baru dan beberapa penduduk asli masih memiliki perayaan fesival, pihak Gereja menekan agama orang-orang meyakininya dan mengajarkan Kristen, namun beberapa tradisi sebelumnya telah bertahan. Saat ini sebagian dari pemeluk Kristen disana masih merayakan festival ketika Pleiades muncul.
    Tradisi Dewa langit memperkenalkan kultus mistik dan beberapa aspek dari cerita ini juga tercermin pada pengetahuan, seperti astrologi, arsitektur sakral, numerologi, festival, tradisi, cerita rakyat, adat istiadat, simbolisme gereja, yang diadopsi dari agama sebelumnya.
    Sebagian para astronom mengatakan bahwa bukti kehidupan makhluk luar angkasa di alam semesta akan menjadi peristiwa terbesar dalam sejarah manusia. Banyak legenda seperti tarian ular yang dikaitkan dengan agama Dewa langit, diwariskan dari generasi ke generasi dan mempengaruhi beberapa kisah yang diceritakan di Abad Pertengahan. Cerita tentang naga, ribuan tahun mungkin menjadi alegoris dan berhubungan dengan konflik kekerasan yang konon terjadi ketika makhluk luar angkasa berada di Bumi.
    Selain bukti-bukti itu, masih ada beberapa benda dan tempat yang hingga kini masih diperbincangkan asal mulanya. Beberapa menyatakan bahwa benda ini adalah ciptaan makhluk luar angkasa atau mungkin ciptaan manusia atas arahan makhluk luar angkasa.
    Barang-barang dan tempat tersebut adalah:



1. Nazca Lines



    Para ahli telah menyimpulkan bahwa Garis-garis Nazca dibuat untuk sesuatu di atas sana, karena tak mungkin melihat simbol-simbol tersebut dari bumi. Namun yang paling baru adalah, spekulasi bahwa garis-garis Nasca adalah sebuah landasan semacam pesawat terbang, karena mempunyai panjang bermil-mil dan percaya atau tidak sangat lurus. Bahkan di sebuah bukit terdapat garis menyerupai jalan yang nampaknya susah untuk dibuat dengan peralatan seadanya, karena mampu membuat jalan itu berada di atas bukit dengan permukaan yang sangat rata. Sangat berbeda bila dibandingkan dengan bukit-bukit yang ada disekitarnya (mempunyai puncak kerucut).

2. Naskah Kuno Tentang Piring Terbang Di India

 

Ilustrasi piring terbang

Ilustrasi makhluk dari langit



    Dalam naskah india kuno yang berumur 5000 tahun, terdapat sebuah deskripsi yang menakjubkan tentang mesin terbang, pada waktu itu mereka mengenal benda bernama Rukma Vimana yang dideskripsikan terbuat dari logam, berapa ukurannya dan bagaimana cara kerjanya. Bahkan dalam naskah tersebut diceritakan bagaimana peperangan dengan mesin-mesin terbang yang menghancurkan seluruh kota.

3. Catatan Kuno di Jepang




Naskah kuno Jepang
Ilustrasi Benda misterius

    Seperti di India, di Jepang juga ada catatan kuno yang menggambarkan adanya piring terbang.

4. Lukisan Gua Di Italia, Amerika dan Australia




Lukisan di dalam Gua
Lukisan di dalam Gua
Lukisan di dalam Gua
Lukisan di dalam Gua

    Di salah satu gua di italia, terdapat lukisan purba yang berumur ribuan tahun tentang dua orang yang menggunakan helm astronot , di amerika disebuah bukit sego canyon di Utah, terdapat lukisan-lukisan aneh di dindingnya yang berupa makhluk-makhluk yang memiliki antenna di kepala dan memakai helm, sama seperti yang ditemukan di Australia. Jika lukisan-lukisan dinding ini adalah murni karangan para manusia purba, darimana mereka dapatkan inspirasi atau ide bentuk-bentuk seperti itu?

5. Piramid Teotihuacan



Piramid Teotihuacan
Piramid Teotihuacan



    Bagaimana mungkin pyramid giza, Palenque, pyramid di india, bangunan di Indonesia (Borobudur) yang dipisahkan samudera dan benua mempunyai kemiripan struktur bangunan dan cara membangun? Apakah ini menandakan bahwa arsiteknya adalah sama? Bahkan di Central Mexico terdapat pyramid yang berusia 2000 tahun yang mempunyai ukuran alas sama persis dengan Pyramid Giza di mesir, pyramid tersebut bernama Teotihuacan (City of God). Sebuah kebetulan? Ataukah dirancang berdasarkan inspirasi designer yang sama? Ataukah suatu kebudayaan tertentu mengadakan perjalanan keseluruh penjuru Bumi dan membangun bangunan-bangunan tersebut?
    Menurut legenda, pyramid Teotihuacan dibangun oleh dewa dengan ukuran raksasa diakhir masa kehancuran Bumi, peradaban seperti Aztec, Maya, India kuno, Arizona Utara percaya bahwa dunia ini sudah dihancurkan sebanyak 4 kali pada masa lalu, satu oleh Es, satu oleh api, satu oleh air, dan satu oleh gempa, dan pyramid Teotihuacan merupakan salah satu dari masa-masa itu.



6. Anticythère Mechanics



Benda apakah ini?
Anticythère Mechanics

    Tahun 1900 ditemukan sebuah logam yang membatu yang berusia sekitar 2000 tahun disebuah kapal karam di pulau Antikythera Yunani, 50 tahun kemudian benda tersebut dilihat dengan sinar X dan menemukan bahwa benda tersebut merupakan sebuah alat mekanik seperti mekanik pada jam tangan, penemuan ini membuat para ahli arkeologi kebingunan, karena pada saat itu bangsa yunani tidak akan mungkin membuat benda mekanik serumit itu.

Makhluk Luar Angkasa Menurut Tinjauan Al-Quran


    Memang hingga  kini semua pertanyaan-pertanyaan itu masih diteliti dan berusaha dijelaskan menurut penjelasan ilmiah. Tetapi setiap kali mereka menemukan jalan, pada akhirnya mereka akan menemukan jalan buntu. Di lain kasus, pertanyaan-pertanyaan itu juga diselidiki oleh para  pemuka agama. Termasuk darinya adalah agama islam yang mencari jawaban dari kitab suci umat Islam, Al-Qur’an.
    Harus diketahui bahwa Yang menciptakan manusia dari tidak ada dan membentuknya dan meniupkan padanya dari ruh-Nya, dan mengokohkan ciptaan alam semesta ini termasuk keajaiban yang ada di dalamnya, adalah juga Maha Kuasa untuk menciptakan luar angkasa dan makhluk-Nya, Al-Qur’an telah menunjukkan adanya makhluk-makhluk yang tidak diketahui oleh manusia pada masa kenabian, demikian juga Al-Qur’an menunjukkan peran dari penemuan ilmiah, dan bahwa setiap berita akan ada waktu kemunculannya, Allah SWT berfirman:
(وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً وَيَخْلُقُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ ) (النحل:8)
    Artinya: "dan dia telah menciptakan kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya." [QS An-Nahl: 8].

    Ayat di atas mengisyaratkan bahwa ada beberapa makhluk yang diciptakan oleh Allah Ta'aala dari jenis hewan yang kita tidak mengetahuinya, ini karena Allah Ta'aala menyambungkan makhluk tersebut dengan kuda, bagal dan keledai yang merupakan jenis hewan.
    Dan disebutkan di dalam Al-Qur’an beberapa ayat lainnya yang sepertinya mengisyaratkan adanya binatang di langit dan bumi, diantaranya firman Allah Ta’alaa:
(وَمِنْ آيَاتِهِ خَلْقُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَابَّةٍ وَهُوَ عَلَى جَمْعِهِمْ إِذَا يَشَاء قَدِيرٌ) (الشورى:29)
    Artinya: "di antara tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata yang Dia sebarkan pada keduanya. dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya" [QS Asy-Syuura: 29].

    Sebagian ulama mengatakan bahwa lafaz daabbah (makhluk melata) menunjukkan bahwa itu makhluk-makhluk selain malaikat karena Allah SWT membedakan antara makhluk yang melata dengan malaikat dalam menyebutkannya dalam firman-Nya:
(وَلِلّهِ يَسْجُدُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مِن دَآبَّةٍ وَالْمَلآئِكَةُ وَهُمْ لاَ يَسْتَكْبِرُونَ) (النحل:49)
    Artinya: "dan kepada Allah sajalah bersujud segala makhluk melata yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) Para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri"[QS An-Nahl: 49).

    Allah Ta’alaa menyebutkan dalam ayat diatas makhluk-makhluk melata di langit dan makhluk melata di bumi kemudian baru menyebutkan para malaikat.
    Dengan ayat-ayat seperti ini sebagian ulama menyebutkan bahwa tidak ada salahnya ini menjadi isyarat atas wujudnya alam-alam lain, akan tetapi sepatutnya kita tidak memastikan hal ini, karena ayat-ayat seperti ini bisa mengandung kemungkinan lebih dari satu pengertian atau ambigu.(Fatwa dari Syeikh Abdullah Al-Faqih hadidzohullah Ta'alaa)
    Adapun pendapat bahwa makhluk-makhluk ini yang menciptakan manusia dengan bentuk yang menyerupainya dengan perantara DNA dan bahwa dia merupakan kekuatan ajaib yang mengakibatkan wujudnya manusia, maka ini secara hakikatnya merupakan pendapat yang batil yang menafikan akidahnya.

Simpulan


    Bisa dibilang keberadaan makhluk di luar angkasa pada masa ini adalah pasti, mengingat beberapa teori di atas dan juga beberapa penjelasan lainnya. Alam semesta memiliki sangat banyak benda langit  yang bermacam-macam. Dan kita sendiri belum sepenuhnya menjelajahi angkasa ini secara keseluruhan.
    Dan beberapa abad ke depan sepertinya barulah kita dapat menemukan dan bertemu dengan mereka. Yang sekarang sedang kita cari tahu kebenarannya.

{ 3 komentar... read them below or Comment }

  1. Bener banget bro, Berat banget blog ente, theme/template nya nih yg bermasalah kyknya :)

    slm kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, terima kasih ya sob, Sudah beberapa kali dikompres padahal... :(

      Hapus
  2. Ah, Terima kasih ya sob, padahal sudah beberapa kali dikompres :(

    BalasHapus

Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA DI SINI...</i> atau <i rel="pre">KODE ANDA DI SINI...</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">URL GAMBAR ANDA DI SINI...</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">JUDUL ANDA DI SINI...</b>
Untuk menyisipkan catatan, gunakan tag <b rel="quote">CATATAN ANDA DI SINI...</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS ANDA DI SINI...</b>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <i>TEKS ANDA DI SINI...</i>

- Copyright © 2012- Buana -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

Kembali ke Atas