Diposting oleh: Dzulmar Ismail Zetya Jumat, 16 November 2012



           Mimpi bisa dibilang "penglihatan, kejadian, atau pengalaman yang kita alami saat tidur, yang melibatkan pikiran, perasaan dan indera lainnya". Oneirologi adalah ilmu yang mempelajari tentang mimpi.
            Beberapa hari sebelum saya memposting artikel ini, saya melakukan survey kepada beberapa teman saya, dan dari pertanyaan "Apa itu mimpi?" muncul berbagai jawaban yang hampir sama.

Islamy:

            "Mimpi adalah kejadian yang terjadi ketika kita tidur. Pada saat itu, seseorang yang sedang tertidur mengalami berbagai macam peristiwa di dalamnya. Orang itu bisa berada di mana saja, dan dalam waktu kapan saja. Yang ada di dalamnya bisa orang yang dikenal atau yang tidak dikenal. Tempat yang ada di dalamnya bisa telah dia kunjungi atau yang belum dikunjungi."

Aini:

            "Mimpi itu menurut saya ada dua, mimpi ketika kita tidur, dan mimpi adalah harapan. Mimpi ketika kita tidur adalah seorang yang sedang tidur dan mengalami peristiwa baik itu senang, sedih, menegangkan, dsb. Sedangkan mimpi adalah harapan maksudnya mimpi adalah harapan kita untuk kedepan, yang harus diimbangi dengan usaha untuk menggapai mimpi tersebut. Jika tidak diimbangi dengan usaha maka mimpi itu tidak akan menjadi nyata, tapi hanya akan menjadi mimpi selamanya~~"

Chika:

            "Menurut saya mimpi itu suatu harapan yang dapat dicapai oleh seseorang jika dia ingin berusaha dan mempunyai kemauan untuk mewujudkannya.
    Mimpi seseorang tidak akan terwujud jika tidak ada kemauan dan usaha di dalam dirinya."

Ridwan:

            "Mimpi adalah tragedi/pengalaman yang terjadi saat tidur, kadang  mengandung makna, kadang tidak"

Yusron:

            "Hal yang ingin dicapai."

Daffa:

           "Mimpi adalah keadaan seseorang yang sedang tidur melakukan sesuatu dalam fikirannya, dan mungkin awal dari hidupnya di pagi hari saat ia terbangun."

Yaffi:

            "Mimpi adalah anugerah"

Isti:

           "Kejadian yang tertunda"

Eka:

           "Mimpi itu adalah bunga tidur yang sangat indah yang membuat kita bisa terinspirasi dari mimpi itu. Mimpi itu adalah khayalan semata tapi mimpi itu membuatku bahagia, tapi terkadang mimpi juga membuatku suram ketika kita mimpi buruk tapi aku ingin semua mimpi yang baik itu menjadi kenyataan."

Selvy:

           "Mimpi adalah keinginan dan harapan kita untuk menggapai semua yang kita inginkan. Layaknya sebuah persahabatan, jika kita bersama dan tak akan menyerah. Berdiri di puncak yang tertinggi dan menggapai matahari"

Novi:

           "Mimpi adalah kunci untuk kita mewarnai dunia dan menaklukan dunia"

Wandan:

           "Kalo kita lagi lapar kita mimpi makan, kalo kita lagi belajar, kita mimpi berhasil, dll. Jadi mimpi itu kunci pertama untuk melakukan sesuatu."

Anna:

          "Mimpi itu adalah sebuah khayalan atau tujuan yang  ingin atau harus kita capai."

Aulia:

           "Sesuatu yang bisa  terwujud."

Salma:

          "Mimpi adalah sebuah nikmat. Soalnya terkadang ada sesuatu yang  gak mungkin terjadi bisa terjadi dalam mimpi."



           Bila kita lihat dari hasil survei, maka akan ditemukan dua garis besar pengertian mimpi, yaitu mimpi sebagai 'Bunga tidur' dan mimpi sebagai suatu harapan (impian). Oleh karena itu, kita di sini harus menentukan satu buah pikiran pokok tentang mimpi. Di sini kita akan membahas mimpi sebagai 'bunga tidur'.
          Mimpi sebagai bunga tidur berarti mimpi adalah suatu momen di mana kita membayangkan suatu objek dalam pikiran kita, entah itu senang, sedih, atau perasaan lainnya. Dan definisi mimpi di sini adalah "penglihatan, kejadian, atau pengalaman yang kita alami saat tidur, yang melibatkan pikiran, perasaan dan indera lainnya" dan kadangkala dapat terwujud atau menjadi kenyataan.

          Mimpi tidak hanya di alami manusia, beberapa hewan diketahui juga mengalami penglihatan saat tidur. Mimpi yang kita alami terkadang tergantung pada indikator disekitar kita, misalnya anda tidur dalam keadaan kedinginan, maka bisa saja anda bermimpi berada di kutub utara.
          Saat tidur dan bermimpi, otak menjadi terisolasi dari dunia luar dan mimpi dapat mempengaruhi suasana hati. Dalam mimpi, orang sering mengalami lonjakan emosi berupa kecemasan, ketakutan, kebahagiaan, dan lain-lain. Sedangkan emosi negatif lebih umum terjadi daripada yang positif. Mimpi juga dipengaruhi oleh keadaan hati kita yang kita bawa menjelang tidur.
           Pikiran kita seakan dilewati serangkaian gambar, suara dan sensasi lainnya pada saat kita mengalami mimpi. Dalam sejarah, telah banyak orang yang mencari arti mimpi atau mencoba meramal arti dari mimpi yang dialami, mimpi memang merujuk ke refleksi alam bawah sadar. Konon, manusia menghabiskan waktu 6 tahun untuk bermimpi, dengan patokan setiap malam mengalami mimpi selama 2 jam.
           Penelitian menunjukkan, sekitar 10 % remaja mengalami mimpi yang berhubungan dengan seksual. Penelitian yang lain menunjukkan 8 % dari pria dan wanita mengalami mimpi erotis, dan pada beberapa kasus mimpi seksual, mengakibatkan orgasme yang dikenal dengan sebutan "mimpi basah". Sekitar 70 % wanita dan 65 % pria mengalami mimpi yang berulang, segelintir orang mengatakan bahwa mereka mengalami mimpi dengan warna hitam dan putih.
           Banyak orang lupa akan mimpinya, meskipun dapat dilatih kemampuan untuk dapat mengingat mimpi yang dialami. Wanita lebih dapat mengingat mimpinya dibandingkan pria, mimpi juga mungkin mengakibatkan dejavu pada sebagian orang.
Mimpi sepertinya mustahil akan terjadi di kehidupan nyata, tapi pernahkan mimpi anda menjadi kenyataan ?
           Banyak orang mengaku mimpinya menjadi kenyataan, apakah mimpi tersebut berkaitan dengan dirinya ataupun berkaitan dengan orang lain. Tahun 1927, JW Dunne, mempublikasikan hasil penelitiannya tentang mimpi, sekitar 10 % dari mimpi-mimpinya menjadi kenyataan.
            Tahun 1952, Eugene Aserinsky merekam gelombang otak saat mengalami mimpi. Antara tahun 1940 hingga 1985, Calvin S. Hall berhasil mengumpulkan sekitar 50.000 laporan mimpi di Western Reserve University. Tahun 1966, Van De Hall menerbitkan "The Content Analysis of Dreams", dengan mempelajari mimpi dari 1.000  mahasiswa. ini menunjukkan bahwa kebanyakan orang bermimpi tentang hal yang sama.
Sigmund Freud mempelajari hubungan mimpi dan pikiran bawah sadar, ia juga menerbitkan buku berjudul "The Interpretation of Dreams", dan ia berasumsi bahwa tidur adalah kondisi yang baik untuk telepati.
            Orang yang mimpinya menjadi kenyataan, kebanyakan adalah mereka yang telah menjalani disiplin mental dan sering melakukan meditasi. Dengan kata lain, orang yang memiliki tingkat mimpi yang akurat bukanlah orang yang aneh, melainkan mereka yang memiliki tingkat emosi yang baik.

Fakta mimpi


           Dari ulasan di atas, bisa disimpulkan beberapa fakta mengenai mimpi, yaitu:

1. Orang buta dan hewan juga bermimpi


          Orang yg terlahir buta dalam mimpinya memang tidak melihat "gambar-gambar" tapi mereka bermimpi tentang suara, sentuhan dan emosi yg mereka rasakan. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi "keinginan" tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.
           Selain itu, hewan juga diketahui mengalami mimpi, dan bahkan sering dilihat beberapa jenis hewan yang saat dalam keadaan tertidur, mereka mengigau.

2. Anda akan lupa 90% dari mimpi anda


           Sekitar 5 menit setelah anda terbangun anda akan segera melupakan 50% dari mimpi anda, 10 menit kemudian 90% "jalan cerita" mimpi anda akan terlupakan.
Penulis puisi terkenal Samuel Taylor Coleridge pada suatu waktu terbangun setelah mendapatkan mimpi yg indah, dia lalu segera menuliskannya di kertas untuk menggambarkan mimpinya tadi, setelah menulis 54 baris tiba-2 ada orang yg datang kerumahnya. Setelah urusan dg orang itu selesai Samuel bermaksud menyelesaikan puisinya tadi, tapi dia tidak berhasil mengingat lagi mimpinya. Dan hingga kini, puisinya itu tidak pernah selesai.
           Puisi yg tidak pernah terselesaikan itu berjudul "Kubla Khan" dan menjadi salah satu puisi paling terkenal di Inggris.
           Robert Louis Stevenson ( penulis buku Doctor Jeckyll and Mr. Hyde ) dan Mary Shelley's Frankenstein mendapatkan ide dari mimpi yg mereka alami.

3. Semua Orang Bermimpi


           Semua orang bermimpi ( kecuali pada beberapa kasus penyakit jiwa parah ) tapi biasanya laki-laki dan perempuan mengalami mimpi yang berbeda dan berbeda pula reaksi fisiknya. Laki-laki cenderung bermimpi tentang laki-laki lain sedangkan perempuan mimpinya cenderung bermimpi tentang laki-laki atau perempuan lain.

4. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi.


           Pada penelitian mengenai tidur baru-baru ini, percobaan pada orang yang dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, gampang marah, halusinasi dan tanda-tanda gangguan emosi lainnya

5. Rangsangan Dari Luar Mempengaruhi Mimpi Kita


           Disebut "Dream Incorporation" dan anda pasti sudah pernah mengalami ini. Seperti misalnya, anda sedang kehausan, maka anda akan bermimpi tentang meminum sebotol air. Dan contoh lainnya adalah saat anda bermimpi ingin buang air kecil.

6. Saat Bermimpi Tubuh anda Akan Lumpuh.


            Hal ini terjadi untuk mencegah agar tubuh kita tidak bergerak-gerak mengikuti "alur cerita" mimpi kita. Sebagai contoh, anda bermimpi berlari-lari di sebuah  lapangan, coba bayangkan bila tubuh anda tidak lumpuh, dan anda akan benar-benar berlarian di sekitar tempat tidur anda. Ada hormon yg dihasilkan saat kita tidur yang membuat saraf mengirimkan pesan ke tulang belakang menyebabkan tubuh kita menjadi rileks dan setelah beberapa lama tubuh kita akan menjadi lumpuh.

7. Kita Hanya Memimpikan Apa Yg Kita Ketahui


            Seringkali kita bermimpi berada di tempat yg asing dan ketemu dengan orang-orang yg gk kita kenal. Tapi sebenarnya otak kita tidak asal menciptakan itu, sebenarnya semua itu itu udah pernah kita lihat hanya saja kita sendiri tidak mampu untuk mengingatnya lagi.
           Mungkin anda pernah mimpi dikejar oleh orang asing yang memakai golok yang mau membunuh kita, tapi mungkin saja itu dalam kehidupan nyata orang itu adalah teman, paman, atau kenalan anda yang sudah anda lupakan. Sepanjang hidup kita sudah pernah melihat ratusan ribu wajah dan tempat, para ahli percaya jika memori otak kita mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk merekam itu semua, jadi otak tidak akan pernah kehabisan aktor dan setting yang akan ditempatkan pada mimpi kita.

8. Mimpi Itu Tidak Seperti Apa Yang Terlihat


            Apa yg kita lihat dalam mimpi sebenarnya merupakan simbolisasi dari hal lain. Otak kita akan menjadi sangat kreatifsaat kita tertidur, dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita. Bagaikan puisi, mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yg sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yg tertarik dengan buku tafsir mimpi.

9. Tidak Semua Orang Mimpinya Berwarna.


            Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih tapi yang lainnya bermimpi secara normal. Tetapi walaupun tidak berwarna, bukan berarti otak kita tidak normal, hanya saja sistem kerja otak kita kurang tepat saat  mengingat lokasi dan objek lainnya.

           Banyak yang menganggap, mimpi yang menjadi kenyataan hanyalah sebuah kebetulan, dan orang hanya mengingat mimpi yang menjadi kenyataan, sementara mimpi yang tidak menjadi kenyataan akan segera dilupakan.
            Para peneliti belum dapat menjelaskan secara pasti mengapa mimpi bisa menjadi kenyataan. Sepertinya hingga saat yang akan datang, mimpi akan tetap menjadi sebuah misteri dalam tubuh kita yang sulit untuk diungkapkan…


            Mengungkap mimpi tidak semudah meneliti usia suatu batuan beku, atau meneliti seberapa jauhnya planet dari kita, karena mimpi tidak dapat diteliti menggunakan sebuah mikroskop ataupun sebuah teleskop.


Sumber: Dri berbagai sumber




{ 1 komentar... read them below or add one }

Untuk menyisipkan kode, gunakan tag <i rel="code">KODE ANDA DI SINI...</i> atau <i rel="pre">KODE ANDA DI SINI...</i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag <i rel="image">URL GAMBAR ANDA DI SINI...</i>
Untuk menyisipkan judul, gunakan tag <b rel="h3">JUDUL ANDA DI SINI...</b>
Untuk menyisipkan catatan, gunakan tag <b rel="quote">CATATAN ANDA DI SINI...</b>
Untuk menciptakan efek tebal gunakan tag <b>TEKS ANDA DI SINI...</b>
Untuk menciptakan efek huruf miring gunakan tag <i>TEKS ANDA DI SINI...</i>

- Copyright © 2012- Buana -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

Kembali ke Atas